Senin, 17 Oktober 2011

Mesin Bubut



Pinsip Kerja Mesin Bubut

Prinsip mekanisme gerakan pada mesin bubut adalah mengubah energi listrik menjadi gerakan putar pada motor listrik kemudian ditransmisikan ke mekanisme gerak mesin bubut. Lebih jelasnya dapat dilihat pada Gambar 2.1 (Menunjukkan transmisi gerakan atau line of power pada mesin bubut).
Gambar 2.1 Line of power pada Mesin Bubut
Sumber : Buku Petunjuk Praktikum Proses Manufaktur Tahun 2011

Ø Main drive
Gerakan utama pada mesin bubut berupa putaran motor listrik yang ditransmisikan melalui belt menuju gear box. Di dalam gear box terdapat roda gigi yang berfungsi untuk mengatur transmisi putaran spindle sehingga menghasilkan putaran pada chuck.
Ø Feed drive
Gerakan pemakanan pahat pada benda kerja.

Bagian-Bagian Dan Fungsi Mesin Bubut

Ø Bagian utama
1.    Gear Box dan Quick Change Gear Box
Gear box adalah bagian dari sistem transmisi pada mesin bubut, berupa susunan roda gigi yang berfungsi untuk memindahkan daya dan putaran dari motor penggerak dan mengatur kecepatannya sebelum diteruskan ke spindle. Quick change gear box atau juga sering disebut dengan feed box berfungsi untuk mentransmisikan daya dan putaran dari gear box serta mengatur kecepatannya sebelum diteruskan ke mekanisme pemakanan / apron. Gear dan quick change gear box teerletak pada head stock.

2.        Apron
Merupakan tempat susunan roda gigi yang menggerakkan carriage.
3.        Carriage
Merupakan meja penggerak pahat dan terletak di atas apron.
4.        Chuck
Merupakan bagian mesin bubut yang berfungsi untuk memegang benda kerja agar tidak bergoyang saat pembubutan.
5.        Tailstock
Terletak berhadapan dengan spindle. Berfungsi untuk menahan ujung benda kerja saat pembubutan dan juga dapat digunakan untuk memegang tool pada saat pengerjaan drilling, reaming, dan tapping.
6.        Tool post
Merupakan bagian mesin bubut yang berfungsi untuk memegang pahat.
7.        Compound rest
Digunakan untuk menopang tool post pada bermacam-macam posisi.
Ø  Kontrol Utama Mesin Bubut

Gambar 2.2 Kontrol Utama Mesin Bubut
Sumber : Buku Petunjuk Proses Manufaktur Tahun 2011
Keterangan :
1.        Spindle Change Switch
2.        Spindle Change Lever A
3.        Spindle Change Lever B
No 1, 2, 3 digunakan untuk merubah kecepatan putar pada Speed Gear Box dengan merubah posisi handle.

4.        Left and Right Hand Thread Change Lever
Digunakan untuk proses pembuatan ulir kanan maupun kiri.
5.        Pitch and Feed Selector Lever
6.        Pitch and Feed Selector Lever
7.        Main Switch
Untuk mematikan dan menghidupkan mesin.
8.        Coolant Pump Switch
Untuk menghidupkan pompa cooling oil.
9.        Spindle Forward-Stop-Reverse Lever
Untuk merubah putaran pada feed rood.
10.    Coumpound Rest Feed Lever
Untuk menggerakkan compound rest tanpa menggerakkan carriage.
11.    Carriage Longitudinal Feed Handwheel
Untuk menggerakkan carriage secara manual dalam arah longitudinal.
12.    Split Nut Lever
Untuk menggerakkan split nut yang nantinya akan memutar lead screw.
13.    Saddle Lock Screw
Untuk mengunci saddle agar tidak bergerak dan dalam keadaan stabil.
14.    Longitudinal and Cross Power Feed Lever
Digunakan untuk melanjutkan pembubutan otomatis dan dapat menggerakkan carriage dalam arah longitudinal maupun melintang.
15.    Tailstock Set Over Screw
Untuk menyetel kedudukan tailstock yang biasanya dilakukan pada pembubutan tirus.
16.    Tailstock Quill Transverse Handwheel
Untuk menggerakkan ujung dari tailstock dengan cara memutarnya.
17.    Tailstock Eccentric Locking Lever
18.    Tailstock Quill Clamping Lever
19.    Tailstock Locking Nut
No 17, 18, 19 pada prinsipnya digunakan untuk mengunci kedudukan tailstock.   

20.    Cross Slide Handwheel

Untuk menggerakkan carriage dalam arah melintang secara manual

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar